Gempa M3,8 Guncang Sukabumi, Getarannya Terasa di Leuwiliang dan Pelabuhan Ratu

Gempa M3,8 Guncang Sukabumi, Getarannya Terasa di Leuwiliang dan Pelabuhan Ratu

Ilustrasi gempa

 Gempa berkekuatan magnitudo (M) 3,8 mengguncang Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (21/9/2025) dini hari.
Hal itu sebagaimana disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun X resminya, @infoBMKG.

“Gempa (update) Mag: 3.8, 21-Sep-25 01:59:05 WIB,” tulis BMKG.

Dijelaskan, titik koordinat gempa berada di 6.75 Lintang Selatan dan 106.58 Bujur Timur. Titik gempa berada di darat, 26 kilometer timur laut Kabupaten Sukabumi.

“Kedalaman 8 kilometer,” lanjutnya.

Gempa turut dirasakan di beberapa daerah sekitarnya, dengan intensitas MMI III Leuwiliang; MMI III Kabandungan; MMI II–III Cibadak; MMI III Pamijahan; MMI II Pelabuhan Ratu.

Artinya, pada skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sedangkan pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti ada truk yang sedang berlalu.

Biker Cantik Jadi Korban Usai Tabrak Xpander di Bojongsari Depok

Biker Cantik Jadi Korban Usai Tabrak Xpander di Bojongsari Depok

Biker Cantik Jadi Korban Usai Tabrak Xpander di Bojongsari Depok

Pemotor Honda ADV dengan nomor polisi B 4303 SLC wanita berinisial GR (21) menabrak mobil Mitsubishi Xpander bernopol B 2848 TIP di Jalan Raya Muchtar, Bojong Sari, Kota Depok, Jawa Barat. Akibatnya, Wanita cantik itu mengalami luka di kepalanya.

Diketahui motor Honda ADV ringsek parah dan kaca belakang Xpander pecah akibat insiden kecelakaan tersebut.

“Korban luka ringan di kepala dirawat di RSUD Sawangan Depok,” kata Kanit Laka Gakkum Satlantas Polres Metro Depok, AKP Burhan saat dikonfirmasi, Sabtu (20/9/2025).

Burhan menjelaskan kronologis berawal dari MPV Xpander melaju dari Barat menuju Timur setiba nya di dekat Pom Bensin Golf Sawangan, Bojong Sari Lama, Bojong Sari, Kota Depok, pengemudi menghentikan laju kendaraan nya karena terdapat sebuah truk tengah berputar.

Namun saat bersamaan melaju dari arah belakang dengan kecepatan tinggi sepeda motor ADV yang dikendarai seorang wanita.

“Diduga karena pengemudinya tidak konsentrasi (mengemudi sambil telepon menggunakan head shet) sehingga membentur bagian belakang dari MPV tersebut dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas,” pungkasnya.

Eko-Bima Ditemukan Usai Dikabarkan Hilang Pascademo, Ini Kata Lemkapi

Eko-Bima Ditemukan Usai Dikabarkan Hilang Pascademo, Ini Kata Lemkapi

Eko dan Bima ditemukan usai dikabarkan hilang

Bima Permana Putra dan Eko Purnomo, dua orang yang dikabarkan hilang usai demonstrasi akhir Agustus 2025 lalu berhasil ditemukan polisi. Keduanya ditemukan dalam kondisi sehat.

Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan menyampaikan apresiasi atas kerja keras Polda Metro Jaya yang berhasil memulangkan Bima dan Eko Purnomo kepada keluarganya. Ia tak memungkiri, jika kedua pemuda ini sebelumnya dikabarkan KontraS hilang pascademo ricuh di Jakarta. 

“Kita sampaikan terima kasih kepada Polri dalam hal ini Polda Metro Jaya atas usaha dan kerja kerasnya yang sudah berhasil memulangkan dua orang warga yang sebelumnya dikabarkan hilang oleh KontraS pada 7 September 2025 lalu,” kata Edi dalam keterangannnya diterima Okezone, Jumat (19/9/2025).

Edi pun memuji kecepatan aparat Polda Metro Jaya  yang bertindak ketika merespons ada pengaduan dan keluhan masyarakat. 

“Kami melihat pembentukan posko orang hilang  bentukan Kapolda Metro Jaya ini, kita lihat direspons sangat positif masyrakat,” ujar Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) itu.

Eko sebelumnya mengaku tidak ikut dalam unjuk rasa yang berujung ricuh tersebut. “Cuma nonton (demo berujung ricuh),” kata Eko di Markas Polda Metro Jaya, Kamis 18 September 2025. 

Senada disampaikan Bima, jika dirinya tidak ikut unjuk rasa berujung ricuh pada akhir Agustus lalu di Jakarta. “Enggak, enggak (ikut demo),” kata Bima.

Kejagung Tetapkan Nadiem Tersangka Chromebook Dinilai Sesuai Prosedur

Kejagung Tetapkan Nadiem Tersangka Chromebook Dinilai Sesuai Prosedur

Nadiem Makarim 

 Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan sejumlah tersangka dugaan korupsi pengadaan laptop chromebook di Kemendikbudristek. Salah satunya Nadiem Makarim yang kala itu menjabat sebagai menteri. 

Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Dendy Zuhairil Finsa menilai penetapan Nadiem sebagai tersangka sesuai prosedur. Ia meyakini Korps Adhyaksa sudah mengantongi alat bukti yang cukup sebelum menetapkan seseorang sebagai tersangka. 

Penetapan tersangka, kata Dendy, harus memenuhi syarat yang diatur Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana serta Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Penetapan tersangka dapat dipandang sebagai hasil dari proses hukum yang sedang berjalan, bukan semata-mata sebagai pengalihan isu demonstrasi,” ujar Dendy dalam keterangannya, Rabu (17/9/2025). 

Dendy menegaskan, korupsi di sektor pendidikan bukan hal yang main-main karena dampaknya luas. Kualitas sumber daya manusia juga dikhawatirkan stagnan, bahkan bisa menimbulkan krisis kepercayaan di tengah masyarakat.  

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW antara Kemenbud, Kemendikdasmen, dan Kemendiktisaintek

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW antara Kemenbud, Kemendikdasmen, dan Kemendiktisaintek

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: dok Kemenbud)

Kementerian Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baitut Thalibin, Senayan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan bahwa bagi Kementerian Kebudayaan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan hanya sekadar kebiasaan keagamaan, melainkan juga sebuah warisan budaya bangsa yang ekspresinya sangat banyak dan kaya dengan nilai-nilai spiritual, sosial, dan kultural yang menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Yusuf Maulana dari P.P. Muhammadiyah, kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Teladan Maulid Nabi Muhammad SAW dalam Membangun Karakter Bangsa Menuju Pendidikan Bermutu Untuk Semua”.

Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh ketiga menteri, yakni Menteri Kebudayaan, Fadli Zon; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti; dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yang diwakili oleh Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani.

Fadli Zon dalam sambutannya mengingatkan kepada para hadirin bahwa Islam masuk ke Indonesia dengan cara yang sangat damai, dengan dialog budaya, dengan komunikasi budaya yang sangat kuat, bahkan berinteraksi dengan tradisi dan budaya lokal. Menurutnya tidak ada penghancuran terhadap tradisi dan budaya dari sisi formal atau formalisme.

DPR Minta Proyek Tanggul Beton di Cilincing Transparan dan Libatkan Rakyat 

DPR Minta Proyek Tanggul Beton di Cilincing Transparan dan Libatkan Rakyat 

Proyek pembangunan tanggul beton di kawasan pesisir Cilincing

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyoroti proyek pembangunan tanggul beton di kawasan pesisir Cilincing, Jakarta Utara, yang menuai penolakan dari nelayan setempat. Proyek tersebut menyisakan sejumlah pertanyaan, khususnya terkait proses perizinan, keterlibatan masyarakat pesisir, dan dampaknya terhadap lingkungan.

Daniel berpandangan, keberadaan tanggul beton itu perlu ditelusuri Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Perlu dicek izinnya, apakah PKKPRL atau izin lain yang dikeluarkan KKP sudah melalui proses konsultasi publik, sudah mempertimbangkan dampak terhadap nelayan tradisional, dan apakah syarat-syaratnya mengakomodasi kebutuhan masyarakat pesisir,” kata Daniel, Senin (15/9/2025).

Ia juga mempertanyakan apakah proyek ini telah melalui kajian lingkungan dan sosial yang memadai. Menurutnya, perubahan struktur pesisir—terutama melalui betonisasi—bisa membawa dampak jangka panjang terhadap arus laut, ketersediaan ikan, serta aktivitas nelayan.

“Pembangunan semacam ini kalau tidak hati-hati bisa mengubah ekosistem pesisir, memengaruhi arus laut, ikan datang atau pergi, hingga akses nelayan ke laut. Apakah sudah ada AMDAL atau kajian lingkungan dan sosial yang memadai?” ujarnya.

Daniel menilai, protes yang muncul dari kelompok nelayan belakangan ini menandakan masyarakat belum dilibatkan secara aktif dalam proses perencanaan proyek. Karena itu, ia mendorong agar nelayan sebagai pihak terdampak benar-benar dilibatkan.

“Ini kan sudah ada protes dari nelayan, berarti masyarakat nelayan kita tidak dilibatkan dalam penyusunan perencanaan pembangunan,” tambahnya.

Polisi Tangkap Remaja 16 Tahun Diduga Bunuh Kekasihnya di Kamar Kos Ciracas

Polisi Tangkap Remaja 16 Tahun Diduga Bunuh Kekasihnya di Kamar Kos Ciracas

Ilustrasi kasus pembunuhan/Foto: FreePik

 Seorang remaja laki-laki berinisial FF (16) diamankan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur setelah diduga membunuh kekasihnya, seorang wanita muda berinisial IM (23), di sebuah kamar kos di kawasan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.

Peristiwa tragis ini terjadi di kamar lantai dua kos yang berlokasi di Jalan H. Jusin Gang Muchtar RT 7/RW 1. Korban yang diketahui berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan luka lebam di sejumlah bagian tubuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Ciracas, Iptu Hasnan Nasruki, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan warga pada Sabtu malam dan langsung menuju lokasi bersama tim piket fungsi.

“Saat dicek, korban ditemukan dalam keadaan telungkup di dalam kamar dengan kondisi tubuh penuh luka lebam, terutama pada leher, wajah, dan tangan,” ujar Hasnan dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, diketahui bahwa sebelumnya korban sempat terlibat pertengkaran dengan pacarnya, FF.

“Saksi mendengar keributan sekitar pukul 01.30 WIB dan sempat mengusir pelaku dari kamar korban. Namun, pada malam harinya sekitar pukul 22.00 WIB, korban ditemukan sudah tidak bernyawa oleh tetangganya,” jelasnya.

Longsor Terjang Purbalingga dan Bengkulu Utara, Korban Jiwa Nihil

Longsor Terjang Purbalingga dan Bengkulu Utara, Korban Jiwa Nihil

Longsor terjang Purbalingga dan Bengkulu Utara (Foto: Dok BNPB)

Longsor melanda Purbalingga, Jawa Tengah dan Bengkulu Utara, Bengkulu. Bencana tersebut dipastikan tidak menelan korban jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan tanah longsor terjadi di tiga desa pada dua kecamatan di Kabupaten Purbalingga. Material longsor menghantam tujuh rumah dan satu sekolah, sehingga kegiatan belajar mengajar terancam terganggu.

“Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. Tim gabungan telah menyalurkan bantuan dan melakukan pembersihan bersama instansi terkait, dibantu warga setempat,” ungkap Aam — sapaan Abdul Muhari — dalam keterangan resminya, Sabtu (13/9/2025).

Selain itu, Aam juga melaporkan tanah longsor di Kabupaten Bengkulu Utara. Material longsor menutup jalur Rel Molek dan jalan alternatif, sehingga 225 KK (kepala keluarga) sempat terisolasi.

“Tim gabungan terus bekerja membersihkan material, dibantu masyarakat setempat. Situasi perlahan membaik dengan akses jalan mulai bisa dilalui kembali,” ujarnya.

Polisi Sebut TNI Tak Bisa Laporkan Ferry Irwandi, Lemkapi: Tepat, Sesuai Aturan

Polisi Sebut TNI Tak Bisa Laporkan Ferry Irwandi, Lemkapi: Tepat, Sesuai Aturan

Edi Hasibuan

Polda Metro Jaya menyebutkan institusi TNI tidak bisa melaporkan individu, yakni influencer Ferry Irwandi karena tersandung putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Menurut Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, penolakan yang dilakukan Polda Metro Jaya sudah tepat.

Edi menegaskan, laporan terhadap seorang warga negara hanya dapat dilakukan individu yang merasa nama baiknya dicemarkan. “Kami menilai langkah Polda Metro Jaya untuk tidak menerima laporan institusi TNI terhadap Ferry Irwandi sudah sesuai aturan,” ujar Edi lewat keterangan tertulis, Jumat (12/9/2025).

Ketua Umum Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia (ADIHGI) itu meyakini TNI juga memahami aturan tersebut. Polisi tidak menerima laporan tersebut  agar tidak menimbulkan kegaduhan hukum di tengah masyarakat.   

Jika ada upaya hukum lain di luar itu, menurutnya bisa saja  dilakukan institusi negara itu. “Kita hornati upaya hukum yang dilakukan institusi TNI,” pungkasnya.

Apresiasi Putusan MK, Ketua DPW Perindo Papua Selatan: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!

Apresiasi Putusan MK, Ketua DPW Perindo Papua Selatan: Mari Bersama Bangun Boven Digoel!

Ketua DPW Partai Perindo Papua Selatan Hendrikus Mahuze (foto: dok ist)

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Papua Selatan memberi apresiasi kepada Mahkamah Konstitusi (MK), yang menolak seluruh dalil gugatan pemohon atas hasil pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Boven Digoel, pada 6 Agustus 2025.

Ketua DPW Partai Perindo Papua Selatan, Hendrikus Mahuze, mengatakan bahwa seluruh dalil gugatan, termasuk mempermasalahkan ijazah sarjana Wakil Bupati terpilih Boven Digoel, Marlinus, yang juga merupakan kader Partai Perindo, ditolak MK karena tidak berdasar. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan langkah yang bijak.

“Hal ini sesuai dengan harapan masyarakat Boven Digoel yang tidak menginginkan adanya PSU kembali karena tahapan proses pilkada telah berjalan sesuai aturan. Yang diinginkan masyarakat saat ini adalah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, agar pembangunan daerah dapat berjalan seperti daerah lain yang telah memiliki kepala daerah definitif,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).

Hendrikus berharap semua pihak berbesar hati menerima keputusan MK, serta bersatu memberikan dukungan bagi Roni Omba dan Marlinus sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih, untuk bersama-sama membangun Boven Digoel.