Gempa M4,1 Guncang Tidore Malut

Gempa M4,1 Guncang Tidore Malut

Gempa M4,1 Guncang Tidore Malut

 Gempa dengan magnitudo (M) 4,1 mengguncang Tidore, Maluku Utara (Malut) pada, Sabtu (31/5/2025) pukul 15.06 WIB. 

Hal itu sebagaimana disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun X resminya, @infoBMKG.

Gempa Mag:4.1, 31-May-2025 15:06:15WIB, Lok:0.04LU, 127.28BT,” tulis BMKG. 

Dijelaskan, titik pusat gempa tersebut berada di 72 kilometer barat daya Tidore, Malut dengan kedalaman 14 kilometer. 

Informasi tersebut mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data BMKG belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

KERA4D

Polisi Tangkap Penyiram Air Keras ke Istri Siri di Kemayoran Jakpus

Polisi Tangkap Penyiram Air Keras ke Istri Siri di Kemayoran Jakpus

Polisi Tangkap Penyiram Air Keras ke Istri Siri di Kemayoran Jakpus

Dua orang berinisial FDLM (34) dan S (23) di Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi korban penyiraman air keras oleh F. Terkini, polisi telah menangkap pelaku.

“Pelaku sudah kami tangkap tidak lama setelah kejadian,” kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan Sabtu (31/5/2025).

Susatyo menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami motif pelaku melakukan penyiraman air keras tersebut.

“Ini merupakan tindakan kriminal yang sangat serius karena pelaku secara sengaja membawa air keras untuk melukai korban. Kami akan memproses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” tuturnya.

Kronologi Kejadian

Seorang pria berinisial FF melakukan penyiraman air keras terhadap dua orang yakni seorang laki-laki berinisial FDLM (34) dan S (23) selaku istri siri pelaku di Jalan Garuda, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat.

KERA4D

Sopir Ngantuk, Honda Brio Terbalik di Exit Tol Sentul Utara

Sopir <i>Ngantuk</i>, Honda Brio Terbalik di Exit Tol Sentul Utara

Sopir {Ngantuk}, Honda Brio Terbalik di Exit Tol Sentul Utara

Sebuah mobil terbalik usai mengalami kecelakaan tunggal di Exit Tol Sentul Utara, Kabupaten Bogor. Dua orang dilaporkan terluka dalam kejadian ini.

Kepala Induk PJR Tol Jagorawi Kompol Jajuli mengatakan peristiwa itu terjadi sekira pukul 06.45 WIB. Awalnya, mobil Honda Brio diketahui melaju dari arah Bogor menuju keluar Exit Tol Sentul Utara.

“Setiba di TKP, pengemudi mengantuk,” kata Jajuli dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Mobil tersebut kemudian menabrak MCB di Exit Tol Sentul Utara dan terpental. Tidak sampai di situ, mobil terbalik dengan posisi 4 roda menghadap ke atas.

“Posisi akhir kendaraan 4 roda ke arah atas menghadap timur,” jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini. Hanya saja, dua orang yakni pengemudi mobil dengan satu penumpangnya mengalami luka ringan.

“Korban dua orang luka ringan,” pungkasnya.
 

KERA4D

Dua Alasan Utama Peluang Jokowi Jadi Ketum PPP Kecil

Dua Alasan Utama Peluang Jokowi Jadi Ketum PPP Kecil

Peluang Jokowi menjadi calon ketua umum PPP sangat kecil

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul M. Jamiluddin Ritonga menilai, peluang Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjadi Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kecil. Jokowi bukan kader partai berlogo kakbah itu.

“Peluang Jokowi menjadi calon ketua umum terbuka bila memenuhi syarat AD dan ART PPP. Sampai saat ini Jokowi belum menjadi kader PPP. Karena itu, apakah Jokowi secara administrasi memenuhi syarat untuk menjadi Caketum PPP?” kata Jamiluddin saat dihubungi, Sabtu (31/5/2025).

Calon ketua umum idealnya merupakan kader partai. Bila Jokowi belum menjadi kader dalam waktu tertentu, tentu tidak memenuhi syarat menjadi calon ketua umum.

Berbeda halnya bila PPP ingin menggadaikan partainya. Untuk itu, PPP sebelum Muktamar bisa saja mengubah AD/ART sehingga Jokowi yang bukan kader bisa otomatis menjadi caketum. Jadi, Jokowi bisa saja menjadi caketum bila secara administrasi memenuhi AD/ART PPP,” ucapnya.

Selain itu, Jamiluddin menilai, kans Jokowi menjadi ketua umum PPP juga punya jalan terjal. Pasalnya, kata dia, ideologi Jokowi berbeda dengan PPP yang dikenal partai Islami.

“Karena itu, penolakan terhadap Jokowi bisa jadi akan membesar saat mendekati pelaksanaan Muktamar. Mereka ini selain melihat Jokowi dari eksternal juga karena berbeda ideologi,” ucap Jamiluddin.

KERA4D

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Malaysia Senilai Rp165 Juta

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Malaysia Senilai Rp165 Juta

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Pakaian Bekas Asal Malaysia Senilai Rp165 Juta

Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII/Pontianak menggagalkan penyelundupan 22 Ballpress pakaian bekas asal Malaysia senilai Rp165 juta. Barang-barang ini hendak diselundupkan ke Jakarta melalui Pelabuhan Dwikora, Pontianak.

Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama (Laksma) TNI Avianto Rooswirawan mengatakan penggagalan penyelundupan ini terjadi pada Kamis 29 Mei 2025. Saat itu, Lantamal XII Pontianak menerima informasi akan ada barang ilegal yang masuk dari perbatasan Indonesia-Malaysia melalui jalur darat.

“Kejadian bermula dari informasi yang didapat dari masyarakat setempat bahwa akan ada barang illegal yang masuk dari Perbatasan RI-Malaysia melalui jalur darat yang selanjutnya akan diselundupkan dari Kalimantan Barat ke Jakarta melalui pelabuhan Dwikora Pontianak,” ucap Avianto dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Tim F1QR Lantamal XII pun langsung menuju lokasi dan melaksanakan pengumpulan data di area gudang dan pelabuhan. Salah satunya ialah pemeriksaan terhadap truk Fuso dan sopir atas nama Abdul Rahman (38) yang diduga bermuatan barang ilegal yang akan di bawa ke Jakarta menggunakan Kapal Fajar Bahari VIII. 

“Pelaku dan barang bukti berupa 1 unit truk, 1 orang sopir, dan 22 koli ballpress kemudian diamankan ke Markas Komando Satuan Patroli (Mako Satrol) Lantamal XII guna dilaksanakan pengecekan lebih lanjut,” ujar dia.

Lantamal XII selanjutnya langsung berkoordinasi dengan Bea Cukai Kalimantan Barat kemudian melakukan penghitungan jumlah muatan. Ternyata, 22 Koli ballpres itu dikamuflase dengan muatan ekspedisi lainnya untuk menutupi barang ilegal itu.

Kas138

Wamendagri: Retreat Kepala Daerah Gelombang II

Wamendagri: Retreat Kepala Daerah Gelombang II Digelar Juni di IPDN

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya mengungkapkan retreat kepala daerah gelombang dua akan digelar pada Juni 2025. Retreat ini khusus untuk kepala daerah yang belum mengikuti pada gelombang satu di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

“Insya Allah bulan Juni ini akan diadakan retreat gelombang kedua,” kata Bima kepada awak media, Jumat (30/5/2025).

Retreat gelombang kedua ini akan dilaksanakan di Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat. “Tempatnya di kampus IPDN Jatinangor,” ujarnya.

Meski begitu, Bima belum memastikan tanggal pelaksanaan retreat kepala daerah gelombang kedua di IPDN Jatinangor itu. “Segera kami pastikan,” tegasnya.

Mengenai anggaran, Bima belum memegang rinciannya. Pasalnya, masih menunggu kepastian jumlah peserta yang masih melaksanakan proses Penghitungan Suara Ulang (PSU).

“Kamai masih menunggu kepastian jumlah peserta yang proses PSU,” pungkasnya. 

China Beli Tanah Dekat Kedubes AS dan Istana Presiden Picu Kekhawatiran di Korsel

China Beli Tanah Dekat Kedubes AS dan Istana Presiden Picu Kekhawatiran di Korsel

Ilustrasi.

 Kontroversi mencuat di Korea Selatan setelah pemerintah China ketahuan membeli lahan seluas 4.000 meter persegi yang berdekatan dengan berbagai objek strategis pemerintah. Langkah Beijing ini memicu pertanyaan mengenai motif di balik transaksi tersebut.

Dilansir The Hong Kong Post, Kamis, (29/5/2025) lahan tersebut terletak di Distrik Yongsan, tak jauh dari sejumlah situs penting seperti Kantor Presiden Korea Selatan, lokasi relokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Camp Coiner, serta beberapa kediaman diplomatik di Hannam-dong.

Lokasi ini juga berdekatan dengan jalur kereta bawah tanah GTX-A, salah satu proyek infrastruktur besar di ibu kota.

Transaksi lahan ini tak pelak mengundang kekhawatiran karena tidak hanya menyangkut aspek geografis, tetapi juga potensi pengaruh dan kegiatan mata-mata. Kepemilikan lahan di dekat infrastruktur sensitif dapat memberikan akses, pengawasan, bahkan pengaruh yang potensial bagi Beijing.

Pada Desember 2018, pemerintah China membeli 11 bidang tanah di Itaewon-dong, Distrik Yongsan, dengan total luas 4.162 meter persegi senilai USD21,4 juta. Pembayaran akhir diselesaikan pada Juli 2019. Catatan registrasi tanah mencantumkan pembeli sebagai Republik Rakyat China, dan kepemilikannya tidak berubah sejak itu.

Hal lain yang mencurigakan adalah pemasangan kamera pengawas di lokasi tersebut tak lama setelah pembelian, meski hingga enam tahun berlalu belum ada pembangunan apa pun di atas lahan itu. Ketidakaktifan jangka panjang ini—diperparah dengan keberadaan kamera—memicu spekulasi mengenai tujuan sebenarnya dari akuisisi tersebut.

UU Pembatasan Kepemilikan Lahan

Sejumlah pakar juga menyoroti meningkatnya jumlah properti di Korea Selatan yang dimiliki warga negara China di bawah umur—fenomena yang tidak lazim mengingat warga Korea di bawah umur umumnya belum memiliki pendapatan untuk membeli properti.

Profil Mayjen Edwin Adrian Sumantha, Jenderal Intelijen Berdarah Kopassus Jadi Perisai Hidup Prabowo

Profil Mayjen Edwin Adrian Sumantha, Jenderal Intelijen Berdarah Kopassus Jadi Perisai Hidup Prabowo

Profil Mayjen Edwin Adrian Sumantha, Jenderal Intelijen Berdarah Kopassus Jadi Perisai Hidup Prabowo

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menunjuk Mayjen Edwin Adrian Sumantha sebagai Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres). Edwin dimutasi Bersama 116 Perwira Tinggi (Pati) TNI lainnya.

Kebijakan ini resmi tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 yang ditetapkan pada 27 Mei 2025, tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

“Mutasi ini bukan sekadar proses administratif, tapi merupakan strategi pembinaan karier dan penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas tugas,” ujar Kapuspen TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, dalam keterangannya kepada Okezone, Rabu (28/5/2025).

Edwin sebelumnya menjabat Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Danseskoad). Dia menggantikan Mayjen TNI Achiruddin yang mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Pangdam IV/Diponegoro.

Mayjen Edwin, merupakan Abituren Akademi Militer (1997) yang berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus).  Dia juga mempunyai pengalaman di intelijen dengan mengikuti berbagai Pendidikan seperti Sarpa Intel TNI dan Intel Analis.

Lulusan SMA Taruna Nusantara awalnya menjadi perwira pertama Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif). Kemudian, pama Kopassus, hingga perwira intelijen Sintel Grup 3 Kopassus.

Menyandang pangkat kapten, ia mendapat tugas sebagai Danden 1 Yon 31 hingga Wadanyon 31 Grup 3 Kopassus. Selanjutnya, Edwin menjadi Pamen Kopassus (Sesko Luar Negeri), Pabandya Lid/Gal Sintel Kopassus, dan Danyon 31 Grup 3 Kopassus dengan pangkat mayor.

Edwin mendapat kepercayaan untuk menjadi pasukan perisai hidup presiden/wakil presiden. Ia pun resmi menjabat Dandenpampri Presiden RI Paspampres.

Detik-Detik Pegawai Terekam CCTV Lompat dari Lantai 15 Gedung BI

Detik-Detik Pegawai Terekam CCTV Lompat dari Lantai 15 Gedung BI

Ilustrasi mayat

Pegawai Bank Indonesia (BI), inisial RANK (23) tewas diduga bunuh diri dengan cara melompat dari lantai atas Gedung BI di Gambir, Jakarta Pusat, Senin 26 Mei 2025 kemarin. RANK sempat terekam kamera CCTV sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kompleks perkantoran BI.

“Berdasarkan hasil analisa CCTV dan keterangan saksi, diperoleh fakta bahwa setelah tiba di Gedung BI sekitar pukul 05.48 WIB,” ujar Kapolsek Metro Gambir, Kompol Rezeki Respati, Selasa (27/5/2025).

Menurutnya, pria yang menjabat Asisten Manajer di BI itu terekam kamera CCTV tiba di Gedung BI pada Senin, 26 Mei 2025 kemarin pagi. Usai tiba di gedung tersebut, korban menaiki Gedung BI yang ada di lantai 15 hingga akhirnya melompat dari rooftop barat Gedung Tipikal BI.

Almarhum menaiki lift Gedung Tipikal dan langsung menuju ke lantai 15 pada pukul 06.01 WIB, dan lompat dari rooftop barat Gedung Tipikal BI sekitar pukul 06.07 WIB,” tuturnya.

Ia menambahkan, saat ini jenazah korban sudah dimakamkan keluarganya. Pihak kepolisian hingga kini masih mendalami lebih lanjut alasan pria yang baru bekerja di BI sebagai Asisten Manajer sejak Januari 2025 itu melakukan dugaan bunuh dirinya dengan cara melompat dari atas gedung tersebut.

“Kami merasakan duka mendalam atas berpulangnya almarhum. Kami bersama BI telah berkoordinasi dengan keluarga almarhum dan alhamdulillah proses pemakaman telah berjalan dengan baik,” katanya.

Hasan Nasbi: Pemerintah Sudah Siapkan Dana MBG, bila Ada Bantuan Alhamdulillah

Hasan Nasbi: Pemerintah Sudah Siapkan Dana MBG, bila Ada Bantuan Alhamdulillah

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi

Pemerintah telah menyiapkan dana program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini tetap berjalan meski tanpa dukungan dari negara lain.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi mengatakan, pemerintah akan bersandar pada kekuatan sendiri. Pemerintah bahkan sudah menyediakan dana full agar target MBG tecapai.
 
“Kalau ada bantuan dari negara lain, Alhamdulillah. Kalau tidak ada bantuan, pemerintah akan jalan terus karena dananya sudah, sudah memadai dan sudah ada,” kata Hasan di Kantor PCO, Jakarta, Senin (26/5/2025).

Hasan menjelaskan, sejumlah negara telah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program MBG di Indonesia yang dinilai cepat dan berskala besar. “Dalam jumlah yang cukup masif. Ini tentu membuat kekaguman dari banyak negara,” ujarnya.

Sejumlah negara dan pihak swasta internasional sempat menyatakan akan memberi dukungan, salah satunya China. Bahkan tokoh dunia seperti Bill Gates juga disebut berencana memberikan bantuan berupa suplemen dan makanan tambahan.

“Beberapa negara sempat menyampaikan akan memberikan bantuan seperti Tiongkok waktu itu, ada juga dari Bill Gates yang ingin memberikan pendampingan untuk suplemen, untuk makanan tambahan, tapi itu kan sifatnya bonus. Seandainya mereka ingin membantu, kita akan terima dengan tangan terbuka. Seandainya pun tidak, kita akan tetap berjalan dengan kekuatan kita sendiri,” jelasnya.

Namun demikian, lanjut Hasan, tindak lanjut atas komitmen bantuan dari pihak luar tersebut akan ditangani oleh kementerian dan lembaga yang berwenang. “Nah, nanti komitmen-komitmen bantuan ini tentu akan di follow up oleh kementerian dan lembaga terkait, terutama Badan Gizi Nasional. Sampai di mana follow up-nya? Mungkin saya harus cari tahu dulu ke Badan Gizi Nasional. Kira-kira begitu,” pungkasnya.