Persib Bandung vs PSS Sleman: Sudah Evaluasi Diri, Marc Klok Janji Bakal Main Lebih Baik

Persib Bandung vs PSS Sleman: Sudah Evaluasi Diri, Marc Klok Janji Bakal Main Lebih Baik

Pemain Persib Bandung, Marc Klok.

Bintang Persib Bandung, Marc Klok telah mengevaluasi penampilannya dalam beberapa laga terakhir. Klok sadar ia tengah bermain buruk dan siap mengubahnya agar dapat bermain lebih baik saat melawan PSS Sleman di pekan ke-30 Liga 1 2024-2025, Sabtu 26 April 2025.

1. Sadar Tengah Dikritik Bobotoh

Banyak Bobotoh di media sosial kecewa dengan penampilan Marc Klok di laga Persib vs Bali United sebelumnya. Sebab saat itu, seluruh umpan sepak pojok yang dilakukan tidak sekalipun mampu digapai rekan-rekan setimnya.

“Setiap pertandingan ada momen yang bagus dan momen yang tidak bagus buat pemain. Mungkin kalau saya tidak bagus, mungkin saya tidak main untuk Persib Bandung,” ujar Marc Klok di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (25/4/2025).

Tapi saya sudah evaluasi, saya juga perbaiki, semoga besok lebih bagus lagi step by step, semoga bisa assist lagi dari corner,” harapnya.

Meski demikian, Klok memastikan tidak mudah menghadapi PSS Sleman ini meski merupakan tim papan bawah klasemen sementara. Ia yakin Super Elja akan tampil dengan semangat tinggi agar bisa keluar dari zona degradasi.

Tapi buat kita sendiri, kita juga akan all out karena setiap pertandingan sekarang adalah final buat kita, kita harus secepat mungkin mendapat poin penutup. Jadi besok harus tiga poin dari lawan yang kita butuhkan dan kita harus main maksimal buat ambil itu,” kata Klok.

“Dan stadion juga sold out besok (tiket) dan kita senang, semoga kita bikin Bobotoh senang untuk satu langkah lebih dekat ke target kita semua,” tegasnya.

Togel Online

Pria Ini Perkosa Sepupunya yang Masih 13 Tahun, Istri Pelaku Ada di Rumah

Pria Ini Perkosa Sepupunya yang Masih 13 Tahun, Istri Pelaku Ada di Rumah

Pria Ini Perkosa Sepupunya yang Masih 13 Tahun, Istri Pelaku Ada di Rumah

Seorang pria berinisial SR (30) warga Teluk Betung Barat ditangkap polisi usai memperkosa sepupunya yang masih di bawah umur. Ironisnya, peristiwa bejat tersebut terjadi saat istri pelaku ada di rumah.

Kapolresta Bandarlampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengatakan, pelaku SR ditangkap atas dasar laporan keluarga korban.

“Pada Selasa, 15 April 2025 sekitar pukul 00.00 WIB, telah diamankan pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur inisial KL (13),” ujar Alfret, Kamis (24/4/2025).

Kapolresta menjelaskan, peristiwa asusila itu terjadi di rumah pelaku yang berada di wilayah Teluk Betung Barat, Bandar Lampung. “Modus operandi, pelaku menyetubuhi korban di dalam rumah pelaku, saat itu korban yang tertidur kemudian disetubuhi oleh pelaku,” kata dia.

Menurut Kapolresta, korban merupakan sepupu pelaku. Dia menyebutkan, hasil pemeriksaan pelaku telah 3 kali memperkosa korban. “Barang bukti yang diamankan yakni pakaian yang dikenakan korban,” ungkapnya. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 81 atau 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang RI No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Menhut Lepasliarkan 6 Orang Utan di Kaltim

Menhut Lepasliarkan 6 Orang Utan di Kaltim

Enam Orangutan dilepasliarkan di Kalimantan Timur

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni melakukan pelepasliaran 6 orang utan, di Muara Wahau, Kutai Timur, Kalimantan Timur, Rabu (23/4/2025). Langkah ini dilakukan agar orang utan tersebut bisa kembali ke habitat aslinya.

Sebelum melepasliarkan, Menhut beserta rombongan melewati sungai menggunakan perahu dari Dermaga KM 67 menuju dermaga Ponton, dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju lokasi pelepasliaran. Menhut secara langsung melakukan pembukaan kandang salah satu orang utan betina bernama Mikhayla berusia 10 tahun.

“Saya bersyukur kita masih bisa melepasliarkan 6 orang utan. Mudah-mudahan mereka menjadi orang utan yang bahagia karena kembali ke tempat asalnya, tempat yang sesungguhnya, rumah mereka sebenarnya,” kata Menhut.

Sebagai informasi, dari 6 orang utan tersebut terdiri dari 3 jantan dan 3 betina dengan rentan umur 10 hingga 31 tahun. 

Selain merasa bahagia, Menhut justru berpandangan bahwa hal ini menjadi tatantangan bagi Kementerian Kehutanan untuk lebih serius dalam menjaga ekosistem, kelestarian hutan dan satwa yang ada di dalamnya.

“Masih banyak pekerjaan yang harus dikerjakan, 6 ini angka yang tidak terlalu banyak dibandingkan korban orang utan lainnya,” ujarnya.

Raja Juli mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menjaga populasi orang utan yakni memperketat pelepasan kawasan. Menhut menyebut, terdapat 3 elemen yang perlu diperhatikan yakni hutan harus lestari, pembangunan tidak boleh henti, dan kesejahteraan masyarakat itu pasti.

Dia menilai, ketiga elemen ini perlu berjalan secara beriringan. Hal ini dipandangnya dapat berjalan dengan adanya kerjasama dan kolaborasi antar berbagai pihak.

“Jadi 3 elemen ini harus kita kelola dengan baik, hutan harus lestari, pembangunan tidak boleh henti, kesejahteraan masyarakat itu pasti dan ini harus kolaborasi dengan pusat dan daerah bekerja sama dengan yayasan, pihak swasta dan lainnya,” pungkasnya.

Ternyata Paus Fransiskus Tinggalkan Warisan untuk Indonesia, Apa Itu?

Ternyata Paus Fransiskus Tinggalkan Warisan untuk Indonesia, Apa Itu?

Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo

Uskup Agung Jakarta, Kardinal Ignatius Suharyo menyebutkan, terdapat peninggalan atau warisan dari Paus Fransiskus saat berkunjung ke Indonesia, khususnya ke Gereja Katedral Jakarta. Salah satunya warisan rohani yang dirasakan umat Katolik.

“Peninggalannya, peninggalannya adalah warisan rohani. Warisan yang sangat kaya, kita semua menyaksikan itu. Saya rasakan khususnya, tentu bersama-sama dengan yang lain ya,” ujarnya di Gereja Katedral Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Menurutnya, misalnya saja pada saat kedatangan Paus Fransiskus ke Gereja Katedral Jakarta, terdapat panitia penyambutan Paus kala itu. Namun, hingga kini para anggota yang dahulu menjadi panitia penyambutan tersebut tak mau membubarkan dirinya.

“Misalnya saya sebut ya, panitia penyambutan Paus bulan September yang lalu itu anggota-anggotanya tidak mau bubar. Karena begitu terkesan dan begitu merasa terberkati dengan menjadi panitia itu sehingga sampai sekarang grup WA-nya itu masih berlangsung,” tuturnya.

“Mereka menyebut diri bukan panitia lagi karena sudah tidak ada panitia, tetapi namanya alumni panitia penyambutan Paus, misalnya itu,” kata Kardinal lagi.

Dia menambahkan, mereka merasa sangat terkesan dan terberkati kala menjadi panitia penyambutan Paus Fransiskus sehingga tak mau membubarkan dirinya. Bahkan, kesaksian beberapa teman dengan berbagai latar belakang iman pun merasa terkesan dengan Paus Fransiskus.

“Jadi bisa dibayangkan seperti apa hati mereka yang tergerak. Romo Ulun mungkin bisa lebih bercerita karena beliau adalah salah satu pemegang peran besar di dalam kepanitiaan itu. Yang juga sangat mengharukan adalah kesaksian dari beberapa teman dengan latar belakang iman yang berbeda. Semuanya memberikan kesaksian yang sangat baik,” paparnya.

Kas138

Uskup Agung Jakarta : Paus Fransiskus Bukan Sekadar Pemimpin Gereja Katolik

Uskup Agung Jakarta : Paus Fransiskus Bukan Sekadar Pemimpin Gereja Katolik

Paus Fransiskus Berkunjung ke indonesia.

 Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyebutkan Paus Fransiskus bukanlah sekedar Pemimpin Gereja Katolik belaka, tapi pribadi yang mewariskan nilai kemanusiaan yang mulia.

“Paus Fransiskus itu bukan sekedar pemimpin Gereja Katolik tetapi adalah pribadi yang mewariskan nilai-nilai kemanusiaan yang mulia. Hampir semua mengatakan itu, isinya itu jadi tidak memandang agamanya itu apa, tapi beliau adalah tokoh kemanusiaan,” ujarnya di Gereja Katedral Jakarta, Selasa (22/4/2025).

Menurutnya, hampir semua orang pun mengatakan hal serupa tentang Paus Fransiskus. Paus Fransiskus sekaligus tokoh kemanusiaan, yang mana sampai akhirnya hayatnya beliau selalu membicarakan cita-citanya tentang perdamaian.

“Sampai akhir hayatnya kan kalau kita ingat hari Minggu yang lalu, dalam keadaan kesehatan yang sudah begitu tidak bagus, (Paus Fransiskus) masih datang ke lapangan Santo Petrus dan masih berbicara tentang perdamaian. Itulah yang ada di dalam hatinya, itulah yang beliau ajarkan dalam berbagai macam kesempatan dan dengan teladan,” tuturnya. 

Dia mencontohkan, saat berkunjung ke Indonesia, jendela kaca mobil tempatnya duduk tak ditutup bukan semata-mata karena alasan praktis. Namun, Paus Fransiskus ingin menyapa semua orang lantaran dalam hati dan pikirannya, Paus selalu berbicara tentang perdamaian.

kingslot

Fachri Albar, Sosok Aktor FA yang Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Fachri Albar, Sosok Aktor FA yang Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

Fachri Albar.

Aktor berinisial FA ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait penyalahgunaan narkoba. Ternyata, sosok FA tersebut adalah Fachri Albar.

“Iya, benar (aktor FA, Fachri Albar ditangkap terkait narkoba),” kata Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak saat dikonfirmasi, Selasa (22/4/2025).

Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap Aktor berinisial FA terkait penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengonfirmasi bahwa telah mengamankan seorang pria inisial FA. Yang bersangkutan adalah seorang public figure,” kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Vernal Armando Sambo.

Vernal menerangkan, FA ditangkap pada Minggu, 20 April 2025, pukul 20.00 WIB. Dia menyebutkan FA ditangkap di rumahnya kawasan Jakarta Selatan.

“Kami amankan di daerah Jakarta Selatan, di kediaman yang bersangkutan. Yang bersangkutan sendiri. Kami mengamankan, FA sendiri,” ujar dia.

Dia belum merinci narkoba jenis apa yang digunakan oleh FA, termasuk sosok artis FA tersebut.

“Untuk jenis narkotika yang sedang kita dalami, nanti untuk lebih jelasnya akan disampaikan oleh Humas,” jelas dia.

kingslot

Ibu dan Anak Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Bekasi

Ibu dan Anak Meninggal Dunia dalam Kebakaran Rumah di Bekasi

Ilustrasi Kebakaran.

Kebakaran melanda rumah tinggal di Kelurahan Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa (22/4/2025) pagi. Insiden ini menewaskan ibu dan anak.

Komandan Pleton B Disdamkar Kota Bekasi, Haryanto menyebut insiden ini disebabkan oleh adanya korsleting listrik. 

“Obyek terbakar rumah tinggal, dugaan penyebab kebakaran karena korsleting listrik,” kata Haryanto saat dikonfirmasi, Selasa (22/4/2025).

Haryanto memastikan api tidak merambat ke rumah tinggal lainnya. Meski demikian, dua orang korban meninggal dunia yakni NS (21) dan AA (2).

“Korban meninggal dunia dua orang yaitu ibu dan anak,” tuturnya.

Selain dua korban meninggal dunia, satu korban lainnya menderita luka bakar. Kerugian materil kebakaran ini ditaksir mencapai Rp50 juta.

kingslot

4 Debt Collector yang Ngamuk di Polsek Bukit Raya Ditangkap, Termasuk Pentolannya

4 Debt Collector yang Ngamuk di Polsek Bukit Raya Ditangkap, Termasuk Pentolannya

Tim gabungan dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru menangkap empat debt collector yang mengamuk di halaman Polsek Bukit Raya Pekanbaru, Riau.

Tim gabungan dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru menangkap empat debt collector yang mengamuk di halaman Polsek Bukit Raya Pekanbaru, Riau. Satu di antaraya merupakan pentolan tim tersebut.

Keempat debt collector yang ditangkap, yaitu A alias Kevin (46 tahun) dan tiga anak buahnya MHA (18 tahun), R alias Riau (46 tahun) dan RS alias Garong (34 tahun). Mereka merupakan debt collector yang menamakan Fighter Pekanbaru.

“Ketuanya adalah E alias Kevin. Dari pendataan kita, ada 11 orang dan 7 debt collector masih buron,” ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan dalam konferensi pers, Senin (21/4/2025).

kas138

Pelatih Dender Jelaskan Penyebab Ragnar Oratmangoen Absen di Beberapa Laga 

Pelatih Dender Jelaskan Penyebab Ragnar Oratmangoen Absen di Beberapa Laga 

Winger FCV Dender, Ragnar Oratmangoen.

Pelatih FCV Dender, Vincent Euvrard menjelaskan penyebab Ragnar Oratmangoen absen di beberapa laga terakhir. Sang arsitek menyebut Ragnar terjangkit virus. 

Ragnar Oratmangoen absen dalam empat pertandingan Dender di babak play-off Liga Belgia 2024-2025 untuk lolos ke Liga Konferensi Eropa. Winger Timnas Indonesia itu tidak ada dalam daftar pemain ketika FCV Dender menang dari Westerlo (1-0), dan kalah dari KV Mechelen (2-5).

Ragnar kemudian juga absen saat FCV Dender ditahan imbang Standard Liege (1-1), dan Oud-Heverlee Leuven (4-4). Hal ini tentu menjadi pertanyaan bagi para suporter. 

Euvrard akhirnya mengungkap, Ragnar sedang berjuang melawan virus. Namun, dia tidak memberikan rincian virus apa yang menjangkiti pemain 27 tahun itu. 

(Ragnar) Oratmangoen belum fit, dia sedang berjuang melawan virus,” ucap Euvrard singkat, dikutip dari laman resmi FCV Dender, Senin (21/4/2025). 

Ragnar terakhir kali tampil untuk FCV Dender pada 17 Maret 2025. Saat itu, dia masuk sebagai pemain pengganti pada menit 61 ketika FCV Dender kalah dari KV Mechelen (1-2). 

Diharapkan, Ragnar segera pulih dalam waktu dekat. Apalagi, Dender sedang berjuang di babak play-off Liga Belgia untuk Liga Konferensi Eropa 2025-2026.

Sejauh ini, Ragnar sudah mencetak satu gol dari 21 penampilan bersama FCV Dender. Pemain Timnas Indonesia itu diketahui bergabung dengan klub pada Agustus 2024 silam.

https://rotishops.com

Identitas 4 Debt Collector Mengamuk di Polsek Bukit Raya Ditangkap, 7 Buron

Identitas 4 Debt Collector Mengamuk di Polsek Bukit Raya Ditangkap, 7 Buron

Tim gabungan dari Polda Riau dan Polresta Pekanbaru menangkap empat debt collector yang mengamuk di halaman Polsek Bukit Raya Pekanbaru, Riau

 Polisi menangkap empat debt collector yang mengamuk di halaman Polsek Bukit Raya Pekanbaru, Riau. Sementara tujuh orang lainnya masih buron.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Pol Asep Darmawan mengungkapkan, identitas keempat debt collector yang ditangkap, yaitu A alias Kevin (46 tahun) dan tiga anak buahnya MHA (18 tahun), R alias Riau (46 tahun) dan RS alias Garong (34 tahun). 

“Ketuanya adalah E alias Kevin. Dari pendataan kita, ada 11 orang dan 7 debt collector masih buron,” ujar Kombes Asep Darmawan dalam konferensi pers, Senin (21/4/2025).

Dia menjelaskan bahwa kejadian tersebut berawal saat suami korban, Ramadani Putri dan para debt collector ribut di depan hotel di Jalan Sudirman pada Jumat,18 April 2025 malam. 

Kemudian keributan itu dilerai polisi. Keributan terjadi karena masalah pekerjaan antara suami Ramadani Putri terkait kerjaan, namun masalah itu tidak selesai. 

Kemudian kedua belah pihak sepakat bertemu di Jalan Parit Indah dekat Polsek Bukit Raya. Ternyata sampai di lokasi E alias Kevin membawa banyak temannya. 

Di sana terjadi lagi keributan dan mobil korban ditendangi. Berada dalam kondisi tertekan, Ramadani Putri mengajak suaminya kabur dengan mobil dan dikejar para pelaku.

Korban dan suaminya kemudian meminta bantuan ke Polsek Bukit Raya. Bukannya takut, para pelaku terus mengejar hingga halaman Polsek Bukit Raya. 

Pada kesempatan itu, para pelaku menyerang korban dengan merusak mobil menggunakan benda tumpul serta menganiaya korban. Sementara, dari video yang beredar di media sosial, terlihat tidak ada satu pun polisi yang melerai.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jeki mengatakan, saat kejadian ada 11 anggota polsek yang berdinas. Saat itu, kata dia ada anggota yang coba melerai.

“Saat kejadian sebanarnya ada anggota yang coba melerai, tapi tidak tersorot di dalam video itu. Kalau tidak anggota di sana maka aksi mereka akan berlangsung lama,” katanya

https://musicaloci.com