Tragedi Acara Jalan Santai di Bangkalan, Siswi SD Tewas Tertimpa Dahan Pohon

Tragedi Acara Jalan Santai di Bangkalan, Siswi SD Tewas Tertimpa Dahan Pohon

Siswa SD Tewas Tertimpa Dahan Pohon

Seorang siswa SD di Bangkalan, Jawa Timur, tewas akibat tertimpa dahan pohon di depan Pendopo Bupati Bangkalan. Peristiwa tragis ini terjadi usai kegiatan jalan-jalan santai (JJS).

Kejadian nahas tersebut menimpa dua peserta JJS, yakni Yasinta Dwi Amira, siswi kelas 5 SDN Demangan 1 Bangkalan yang dinyatakan meninggal dunia, serta Rani Auliani, guru di sekolah yang sama, yang mengalami luka ringan.

Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Taufik, mengatakan insiden terjadi saat sesi pengundian hadiah berlangsung. Korban tengah beristirahat di bawah pohon trembesi bersama rombongan.

“Dahan pohon mendadak patah dan jatuh tepat mengenai dua orang, siswi dan gurunya. Siswi sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis, namun akhirnya meninggal dunia,” ungkap Taufik, Senin (4/8/2025).

kas138

Soal Jabatan Sekjen PDI Perjuangan, Ganjar: Tunggu Waktunya

Soal Jabatan Sekjen PDI Perjuangan, Ganjar: Tunggu Waktunya

Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPP PDIP Ganjar Pranowo

 Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, meyakini bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, untuk sementara waktu masih merangkap jabatan sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) partai.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu, meminta publik untuk bersabar menunggu pengumuman resmi terkait pengisian posisi Sekjen PDI Perjuangan.

“Tunggu waktunya,” ujar Ganjar saat dihubungi, Senin (4/8/2025).

Namun demikian, Ganjar memastikan bahwa Megawati tidak akan merangkap jabatan Sekjen hingga akhir periode kepengurusan.

“Yang jelas, tidak mungkin ketum merangkap sekjen secara permanen,” tegas Ganjar.

Sebagai informasi, struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan periode 2025–2030 telah rampung disusun. Dalam struktur sementara tersebut, Megawati menjabat sebagai Ketua Umum sekaligus merangkap posisi Sekjen.

slot 777

Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Guyur Seluruh Wilayah

Cuaca Jakarta Hari Ini: Hujan Ringan Guyur Seluruh Wilayah

Cuaca Jakarta hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prediksi cuaca untuk hari Senin (4/8/2025) di wilayah Provinsi DKI Jakarta. Jakarta diprediksi akan mengalami hujan ringan hari ini.

Hujan ringan diperkirakan terjadi di lima kota administrasi, yaitu Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Jakarta Barat. Sementara itu, wilayah Kepulauan Seribu diprediksi berawan.

Suhu di Jakarta hari ini diperkirakan berkisar antara 25–31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban antara 64–91 persen.

Berikut rincian prediksi cuaca di Jakarta:

Jakarta Pusat: Hujan ringan, suhu 26–31°C, kelembaban 64–91%

Jakarta Utara: Hujan ringan, suhu 25–30°C, kelembaban 65–92%

Jakarta Barat: Hujan ringan, suhu 25–31°C, kelembaban 64–92%

slot gacor 777

Legenda Balap Italia Minta Marc Marquez Jangan Dicemooh Terus: Kita Harus Hormati Dia

Legenda Balap Italia Minta Marc Marquez Jangan Dicemooh Terus: Kita Harus Hormati Dia

Legenda balap Italia berharap Marc Marquez tak lagi dicemooh

LEGENDA balap Italia, Giacomo Agostini, berharap cemoohan ke arah Marc Marquez akan terhenti. Sebab, sang pembalap sudah melewati banyak hal untuk sampai di titik ini.

Marquez kerap diejek hingga dicemooh penonton yang datang langsung ke tribun. Itu tidak terlepas dari rivalitasnya dengan Valentino Rossi serta insiden MotoGP Malaysia 2015 yang masih membekas.

1. Jangan Dicemooh

Cemoohan dan ejekan tidak hanya terjadi di Italia tetapi juga beberapa sirkuit lain. Hal ini sangat disayangkan oleh para pelaku balapan.

Agostini mengatakan, Marquez adalah adalah sosok pembalap yang hebat. Ia berharap pria asal Spanyol itu tidak lagi mendapat ejekan dan cemoohan dari penonton.

“Kita seharusnya menghormati dia, bukan mencemoohnya,” imbuh pria berkebangsaan Italia tersebut.

kingslot

Satgas Pangan Muarojambi Temukan 6 Merek Beras Oplosan Beredar di Pasar

Satgas Pangan Muarojambi Temukan 6 Merek Beras Oplosan Beredar di Pasar

Enam merek beras yang terindikasi oplosan beredar di Pasar Muarojambi

Satgas Pangan Kabupaten Muarojambi, Jambi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko di pasar tradisional penjual beras di Kecamatan Sekernan. Tim yang terdiri dari Satreskrim Polres Muaro Jambi, Dinas Ketahanan Pangan, Diskoperindag, dan Kecamatan Sekernan menemukan enam merek beras yang saat ini terindikasi oplosan.

“Keenam merek beras tersebut di antaranya Sania, Raja Platinum, Raja Ultima, Fortune, Siip, Dua Koki, Setra Pulen Alfamart, dan Topi Koki,” kata Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi, AKP Hanafi, Sabtu (26/7/2025)

Beras yang terindikasi oplosan saat ini dilarang untuk dijual. Seluruh merek tersebut sedang dalam proses pemeriksaan dan uji laboratorium.

“Beras itu belum boleh diedarkan sampai hasil lab-nya keluar,” tandas AKP Hanafi.

Satgas Pangan juga mengimbau para penjual agar tidak mengedarkan produk mencurigakan.

Kemlu: 15 WNI di Perbatasan Thailand-Kamboja Tidak Terdampak Konflik

Kemlu: 15 WNI di Perbatasan Thailand-Kamboja Tidak Terdampak Konflik

Juru Bicara Kemlu Roy Soemirat

Sebanyak 15 Warga Negara Indonesia (WNI) berada di perbatasan Thailand dan Kamboja. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada WNI yang terdampak akibat konflik antara kedua negara.

“Sejauh ini tidak ada WNI yang terdampak dari situasi konflik,” kata Juru Bicara Kemlu, Roy Soemirat, dikutip Sabtu (26/7/2025).

KBRI Bangkok melaporkan terdapat 15 WNI yang berada di area perbatasan Thailand dan Kamboja.

“Berdasarkan data Lapor Dini, terdapat 15 WNI yang tersebar di wilayah sekitar perbatasan Thailand-Kamboja, yaitu di Trat, Sa Kaeo, dan Ubon Ratchathani,” dalam keterangan tertulisnya.

Hingga kini, belum ada informasi mengenai WNI yang terdampak. KBRI Bangkok kembali mengimbau kepada WNI yang menetap di Thailand lebih dari 6 (enam) bulan agar melakukan Lapor Diri melalui portal Peduli WNI di www.peduliwni.kemlu.go.id.

Polisi Tetapkan 16 Siswa SMP Tersangka dalam Duel Maut Tewaskan Satu Pelajar

Polisi Tetapkan 16 Siswa SMP Tersangka dalam Duel Maut Tewaskan Satu Pelajar

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto

Polres Cianjur menetapkan 16 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebagai tersangka dalam kasus duel antarpelajar yang menewaskan seorang siswa berinisial ZD. Insiden tragis tersebut terjadi di Jembatan Parigi, Desa Sindangsari, Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur.

Penetapan status tersangka dilakukan setelah penyidik Unit Reserse Kriminal Polres Cianjur melakukan serangkaian pemeriksaan intensif terhadap pelajar yang sebelumnya dipanggil sebagai saksi. Dari hasil penyelidikan, ke-16 pelajar dinyatakan terlibat aktif dalam peristiwa tawuran yang berujung pada kematian ZD, yang terjatuh dari jembatan saat duel dua lawan dua berlangsung.

Dari hasil pemeriksaan dan alat bukti yang kami miliki, sebanyak 16 pelajar telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kekerasan yang menyebabkan kematian korban,” ungkap Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Tono Listianto, Sabtu (26/7/2025).

Para tersangka, yang sebagian besar masih duduk di bangku kelas 8 dan 9, berasal dari dua sekolah berbeda di Kecamatan Leles. Mereka masing-masing berinisial AZ, MD, AN, RS, RA, BG, MN, SS, RH, RF, A, RP, MH, PN, MF, dan N. Seluruhnya memiliki peran beragam dalam peristiwa tersebut.

“Peran mereka bervariasi, mulai dari yang langsung terlibat dalam duel, yang mengatur pertemuan untuk tawuran, menjadi pengendara sepeda motor menuju lokasi, hingga yang merekam dan menyaksikan aksi duel tanpa mencegahnya,” jelasnya.

PN Jakpus Jawab Protes Kubu Hasto soal Hakim Bermasker 

PN Jakpus Jawab Protes Kubu Hasto soal Hakim Bermasker 

Ketua Majelis Hakim Rios Rahmanto

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menanggapi protes kubu Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, terkait Ketua Majelis Hakim Rios Rahmanto yang mengenakan masker sepanjang persidangan. Rios disebut terbiasa memakai masker sejak dua kali terpapar Covid-19.

“Awalnya di saat pandemi, Pak Rios pernah dua kali kena Covid-19. Lalu menjadi kebiasaan sehari-hari karena merasa lebih bersih menghirup udara dengan memakai masker,” ujar Juru Bicara PN Jakarta Pusat, Andi Saputra, Sabtu (26/7/2025).

Andi menambahkan, polusi udara Jakarta juga menjadi alasan kenyamanan sang hakim menggunakan masker.

“Apalagi polusi Jakarta lumayan mengganggu, sehingga beliau merasa lebih nyaman pakai masker. Jadi kami menilai prasangka penasihat hukum (Hasto) tidak tepat,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebiasaan tersebut tidak hanya dilakukan saat menyidangkan perkara Hasto Kristiyanto.

Waketum Perindo: Jangan Sampai Demokrasi di Indonesia Terus Alami Kemunduran

Waketum Perindo: Jangan Sampai Demokrasi di Indonesia Terus Alami Kemunduran

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah

Pusat Studi Kebijakan Negara Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (PSKN FH Unpad) menggelar diskusi bertema “Dialog Resisting Authoritarianism in Indonesia and Hungary: Youth, Parliament, and Democratic Alliances” di Gedung FH Unpad, Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jumat (25/7/2025).

Tema ini diangkat karena adanya kemunduran demokrasi yang terjadi di berbagai negara, terutama Indonesia dan Hungaria. Forum diskusi tersebut menghadirkan tiga narasumber yakni Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Perindo Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah, M.Si, Profesor Hukum Tata Negara Unpad Prof. Susi Dwi Harijanti, S.H., LL.M, Bernadett Szél, Ph.D, mantan anggota parlemen Hungaria periode 2012–2022, peneliti Taiwan Fellow di Soochow University, dan kandidat perdana menteri dari LMP–Hungarian Green Party.

Sejumlah mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) FH Unpad juga hadir dalam diskusi yang digelar secara hybrid, online dan offline, serta disiarkan langsung melalui kanal YouTube Departemen HTN Unpad. Para mahasiswa pun terlibat aktif dalam sesi tanya jawab.

Narasumber terlibat dalam diskusi mendalam mengenai kehadiran rezim otoritarian dan peran berbagai elemen seperti pemuda, oposisi, dan masyarakat sipil sebagai aliansi demokratis untuk bersama-sama melawan pemerintahan otoriter.

Dr. Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai forum dialog ini sangat penting, karena peserta dapat menggali informasi, pemahaman, dan pengetahuan tentang otoritarianisme di Indonesia dan Hungaria.

Yang menarik, kata Ferry, dialog ini menyoroti kemunduran demokrasi di Indonesia. Dari berbagai perspektif dan data, memang kemunduran demokrasi tengah terjadi.

“The Economist Intelligence Unit merilis data indeks demokrasi Indonesia hanya sebesar 6,44. Ini turun dari tahun 2023 ke 2024. Posisi Indonesia berada di peringkat ke-56 dari total 167 negara. Artinya, Indonesia mengalami kemunduran dengan kategori ‘flawed democracies’ atau demokrasi cacat,” kata Ferry.

Karena itu, lanjutnya, diskusi seperti ini penting agar demokrasi Indonesia tidak terus mengalami kemunduran.

Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Lempar Candaan Soal Ijazah Palsu

Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Lempar Candaan Soal Ijazah Palsu

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni angkatan ke-45 Tahun Fakultas Kehutanan UGM

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni angkatan ke-45 Tahun Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025). Jokowi yang hadiri bersama istri, Iriana Jokowi, tampak tiba di UGM sekitar pukul 10.20 WIB.

Bahkan, pada berkesempatan itu Jokowi tampak memberikan sambutan sekitar 10 menit. Dalam sambutannya, Jokowi juga sempat melontarkan candaannya dengan alumni UGM terkait ijazah palsu. Mendengar hal itu, tampak para alumni UGM yang langsung ikut tertawa.

Jokowi tampak tidak mengenakan seragam yang sama dengan para alumni UGM saat menghadiri reuni. Dia terlihat mengenakan kemeja berwarna putih.

Sebelumnya, Jokowi tampak keluar dari kediamannya Solo, sekitar pukul 09.00 WIB. “Mau ke Jogja nengok saudara,” kata Jokowi.

Saat ditanya apakah akan menghadiri reuni, Jokowi kembali menyebut akan menengok saudara. Namun sesaat kemudian, Iriana yang berjalan di belakangnya langsung menimpali. “Mau reuni ding,” kata Iriana sembari masuk mobil.