Gudang Sekolah Polisi Negara Polda Metro Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

Gudang Sekolah Polisi Negara Polda Metro Terbakar, 4 Mobil Damkar Dikerahkan

SPN Lido milik Polda Metro Jaya

Kebakaran hebat melanda sebuah gudang milik Sekolah Polisi Negara (SPN) Lido milik Polda Metro Jaya, di Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (26/7/2025).

Kebakaran terjadi sekira pukul 06.00 WIB itu, sempat menimbulkan kepanikan. Dalam video amatir yang direkam warga, terlihat api membumbung tinggi disertai asap hitam pekat.

Gudang yang terbakar diketahui menyimpan material yang mudah terbakar, sehingga api cepat membesar dan sempat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Jalan menuju lokasi yang sempit turut menyulitkan proses pemadaman.

Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Dua unit berasal dari Damkar Kabupaten Bogor dan dua lainnya dari Damkar Kabupaten Sukabumi.

“Api berhasil kami padamkan setelah kurang lebih dua jam,” ujar Asep Romlan, Wakil Komandan Pos Damkar Cicurug, saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Jokowi Ungkap Kondisi Kesehatan Belum Pulih 100% di Reuni UGM

Jokowi Ungkap Kondisi Kesehatan Belum Pulih 100% di Reuni UGM

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri reuni angkatan ke-45 Tahun Fakultas Kehutanan UGM

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menghadiri reuni angkatan ke-45 Tahun Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. Saat didaulat memberikan sambutan, Jokowi sempat menyinggung soal kondisi kesehatannya.

“Saya sebetulnya ingin bersama rekan-rekan semua sampai besok, tapi kondisi saya sebenarnya belum 100 persen,” ujar Jokowi saat memberikan sambutan.

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjalani proses pemulihan kesehatan selama tiga bulan terakhir. Ia mengaku memaksakan diri untuk datang ke reuni agar isu seputar ijazah palsu tidak kembali mencuat.

“Kemarin waktu dihubungi Pak Bambang, ‘datang enggak?’ Kalau enggak datang, nanti tambah dikira palsu (ijazahnya), gimana? Jadi ini saya paksakan datang betul,” ucap Jokowi, disambut tawa para alumni.

Bayangkan kalau saya enggak datang. Rekan-rekan angkatan ’67 ngumpul semua, Jokowi di mana? Rame lagi nanti (isu ijazah palsu), iya kan?” tambahnya sambil tersenyum.

Tak Pakai Seragam Biru, Jokowi Tampil Beda di Reuni UGM

Tak Pakai Seragam Biru, Jokowi Tampil Beda di Reuni UGM

Jokowi mengenakan kostum berbeda dengan peserta reuni Fakultas Kehutanan UGM

Presiden Ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menghadiri reuni angkatan ke-45 Tahun Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025). Jokowi datang ke lokasi bersama istrinya, Iriana Jokowi.

Menariknya, Jokowi terlihat tidak mengenakan pakaian seperti yang dikenakan para alumni lainnya. Para alumni kompak mengenakan pakaian berwarna biru.

Jokowi menjadi satu-satunya yang ternyata memakai kemeja berwarna putih yang dipadukan dengan celana bahan berwarna hitam. 

Meskipun tak memakai seragam atau pakaian yang sama dengan alumni Fakultas Kehutanan UGM lainnya, Jokowi mendapatkan kesempatan untuk memberikan sambutan singkat di hadapan para alumni.

Setelah memberikan sambutan, Jokowi terlihat langsung dikerubungi oleh sejumlah alumni Fakultas Kehutanan. Dia terlihat menyalami beberapa orang alumni.

Jokowi Curhat di Reuni UGM: Ijazah Diragukan, Skripsi Diserang, KKN Diperiksa

Jokowi Curhat di Reuni UGM: Ijazah Diragukan, Skripsi Diserang, KKN Diperiksa

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)

Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali curhat soal polemik ijazahnya yang masih terus dipersoalkan sebagian pihak. Momen itu dilontarkan Jokowi saat menghadiri reuni ke-45 angkatan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Sabtu (26/7/2025).

Di hadapan rekan-rekan alumni, Jokowi menyampaikan curhatannya terkait perjalanan panjang tudingan ijazah palsu yang menyeret namanya.

“Semuanya (alumni) saya lihat tampak senang, tapi jangan senang dulu, soalnya ijazah saya masih diragukan,” ujar Jokowi yang disambut tawa alumni UGM.

Menurutnya, meski seluruh proses akademik telah dilalui dan dinyatakan sah oleh UGM, isu ini masih berproses secara hukum. Ia bahkan menyebut bahwa putusan akhir mengenai keabsahan ijazahnya kini berada di tangan pengadilan.

“Jadi hati-hati, sekarang keputusan (ijazah saya asli atau tidak) ada di pengadilan. Begitu keputusannya asli, Bapak-Ibu boleh senang-senang. Tapi kalau tidak, yang 88 (alumni) juga bisa kena,” katanya.

Jokowi pun mengaku heran, sebab menurutnya isu tersebut tak masuk akal. Semua proses kuliah dilaluinya dengan normal. Bahkan, ia menegaskan tak pernah mengulang satu mata kuliah pun.

Prancis Nyatakan Akan Akui Palestina Merdeka, Ini Kata Hamas

Prancis Nyatakan Akan Akui Palestina Merdeka, Ini Kata Hamas

Ilustrasi.

Kelompok militan Hamas di Gaza menyambut baik pengumuman Presiden Emmanuel Macron yang menyatakan bahwa Prancis akan mengakui Palestina sebagai sebuah negara merdeka. Macron bahkan mendesak negara-negara lain untuk mengikuti langkah Prancis tersebut.

Macron menyampaikan janji pengakuan tersebut pada Kamis (24/7/2025), dengan deklarasi resmi yang diperkirakan akan disampaikan pada Sidang Umum PBB pada September, yang disebutnya sebagai langkah menuju perdamaian Timur Tengah. Langkah tersebut mendapat kritik tajam dari Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang memperingatkan bahwa hal itu dapat menjadi bumerang.

Kelompok Islamis tersebut menyebut keputusan Macron sebagai “langkah positif ke arah yang benar menuju keadilan,” serta mendukung “hak sah Palestina untuk menentukan nasib sendiri.”

“Kami di Hamas menganggap posisi penting Prancis ini sebagai perkembangan politik yang mencerminkan keyakinan internasional yang semakin kuat terhadap keadilan perjuangan Palestina…” bunyi pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir RT.

Kelompok pejuang Palestina tersebut mendesak negara-negara lain, terutama negara-negara Uni Eropa, untuk mengikutinya.

Beberapa negara, termasuk Spanyol, Norwegia, Irlandia, dan Meksiko, telah secara resmi melakukannya. Rusia secara resmi mengakui kenegaraan Palestina dengan menegaskan kembali pengakuan Uni Soviet atas deklarasi kemerdekaan Palestina pada 1988.

Kapolda Jambi: 32 Titik Api dan 270 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Kapolda Jambi: 32 Titik Api dan 270 Hektare Lahan Gambut Terbakar

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar bersama pejabat utama Polda mengecek lokasi kejadian

 Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muarojambi, Jambi, belum padam. Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar meninjau lokasi untuk menentukan cara cepat dan tepat memadamkan api.

Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar bersama pejabat utama (PJU) Polda Jambi langsung melakukan pengecekan di lokasi kejadian, Sabtu (26/7/2025).

“Pengecekan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat dan keseriusan Polda Jambi dalam penanganan karhutla yang kembali terjadi di wilayah Provinsi Jambi,” ungkap Krisno.

Hingga saat ini, terdapat 32 titik api yang tersebar di beberapa kabupaten di wilayah hukum Polda Jambi. Ditreskrimsus Polda Jambi juga sudah diterjunkan untuk menyelidiki penyebab kebakaran.

“Langkah-langkah pencegahan telah kami lakukan, termasuk dengan menerbitkan Maklumat Kapolda melalui media sosial dan spanduk. Saya juga telah memerintahkan seluruh anggota untuk bekerja sama dengan stakeholder terkait dalam menghadapi karhutla ini,” tegas Krisno.

Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Ingat Tempat dan Teman KKN

Hadiri Reuni Fakultas Kehutanan UGM, Jokowi Ingat Tempat dan Teman KKN

Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, menghadiri reuni 45 tahun Angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM

 Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo, menghadiri reuni 45 tahun Angkatan 80 Fakultas Kehutanan UGM, Sabtu (26/7/2025). Saat kuliah, Jokowi mengaku melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Boyolali.

“Mengingat peristiwa masa kuliah sudah 45 tahun bukan hal mudah. KKN dulu lokasinya di Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali,” katanya.

Jokowi juga masih mengingat beberapa teman semasa KKN. Mereka berasal dari berbagai fakultas, seperti Fakultas Biologi ada Bu Riza, Fakultas Hukum namanya Bu Yohana, dan dari Fakultas Teknik Geodesi ada yang namanya Eko. “Lha kok bisa semua dikatakan palsu,” katanya.

Mantan Wali Kota Solo ini mengaku pernah mendatangi Kasmujo, yang merupakan dosen pembimbingnya. Namun, justru diadukan ke polisi karena dinilai melakukan pembohongan publik.

“Lha wong itu dosen-dosen saya, dosen pembimbing saya itu,” ujarnya.

Mendekat ke BRICS, Pakistan Coba Patahkan Lingkaran Setan Utang IMF

Mendekat ke BRICS, Pakistan Coba Patahkan Lingkaran Setan Utang IMF

Pertemuan BRICS di Brasil pada awal Juli 2025.

Perjuangan Pakistan untuk menstabilkan perekonomian di tengah krisis mendorong negara itu ke perubahan strategis menuju aliansi keuangan alternatif. Langkah ini semakin mendekatkan Pakistan ke arah BRICS dan lengan keuangannya, Bank Pembangunan Baru (NDB), menjauh dari sistem Barat.

Perubahan orientasi ini berakar pada rasa frustrasi terhadap persyaratan yang diberlakukan oleh pemberi pinjaman tradisional seperti Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia, yang bantuannya seringkali dibundel dengan reformasi struktural, langkah-langkah penghematan, dan program privatisasi yang telah menghasilkan beragam hasil bagi lintasan pembangunan Pakistan. Meskipun perubahan ini menjanjikan diversifikasi dan peningkatan otonomi, rekam jejak negara tersebut menimbulkan pertanyaan serius tentang apakah pinjaman baru, terlepas dari asalnya, akan lebih efektif daripada pinjaman lama.

Pakistan telah lama bergantung pada solusi jangka pendek melalui pinjaman eksternal untuk menjembatani kesenjangan fiskalnya, dan hasilnya dapat diprediksi bersifat siklus. Pemerintah-pemerintah sebelumnya telah mendapatkan paket bantuan darurat dari lembaga-lembaga seperti IMF, tetapi kemudian kembali meminta bantuan tambahan bertahun-tahun atau bahkan berbulan-bulan kemudian. Infus dukungan terbaru datang dalam bentuk perpanjangan pinjaman sebesar USD3,4 miliar dari China, USD1 miliar dari bank-bank Timur Tengah, dan USD500 juta dari pemberi pinjaman multilateral.

Bersama-sama, aliran masuk dana ini membantu Pakistan mencapai target cadangan devisa kritisnya sebesar USD14 miliar yang ditetapkan oleh IMF, mencegah gagal bayar dan memenuhi kewajiban keuangan langsung. Selain itu, Bank Pembangunan Asia (ADB) turun tangan dengan paket bantuan sebesar USD800 juta yang dirancang untuk meningkatkan keberlanjutan fiskal dan pengelolaan keuangan publik, ditambah dengan pinjaman sebesar USD350 juta di bawah Program Keuangan Inklusif Perempuan (WIF). Namun, terlepas dari intervensi substansial ini, kekurangan struktural masih ada, dan layanan publik terus memburuk.

Sindiran Menohok Gubernur Jateng soal Pejabat Konten: Gaya Feodal Tak Selesaikan Masalah

Sindiran Menohok Gubernur Jateng soal Pejabat Konten: Gaya Feodal Tak Selesaikan Masalah

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melontarkan sindiran tajam terhadap gaya sejumlah pejabat yang gemar membuat konten atau vlog saat melakukan kunjungan ke desa-desa. Sindiran ini disampaikannya dalam acara Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Kantor Bappeda Jawa Tengah.

Awalnya Ahmad Luthfi mengingatkan para pejabat tidak bergaya sok berkuasa atau menunjukkan gaya hidup mewah, terutama ketika turun ke lapangan. Ia menyebut kebiasaan datang ke daerah dengan pengawalan berlebihan dan sorotan kamera sebagai bentuk birokrasi feodal yang harus ditinggalkan.

“Turun ke masyarakat ya biasa saja. Jangan sok-sok’an bawa kamera ke mana-mana, pengawalan panjang. Itu feodal!” tegas Luthfi.

Luthfi kemudian menirukan gaya seorang pejabat yang sibuk merekam aktivitasnya saat kunjungan, seolah ingin menunjukkan kepedulian lewat konten semata. Ia menegaskan, gaya seperti itu tidak akan menyelesaikan akar persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Baru turun ke desa langsung nyalain kamera, ‘Saya sedang membantu rakyat miskin’ Lah itu bukan solusi. Masalahnya tetap ada,” sindirnya sambil menirukan gaya vlogger.

Polisi Tangkap Pemuda 18 Tahun, Simpan 788 Butir Ekstasi dan Sabu

Polisi Tangkap Pemuda 18 Tahun, Simpan 788 Butir Ekstasi dan Sabu

Pemuda berusia 18 tahun berinisial T membawa barang haram

Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang menangkap seorang pemuda berusia 18 tahun yang diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika jenis shabu dan pil ekstasi. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah di kawasan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (26/7/2025).

Tersangka berinisial IT diamankan saat berada di dalam kamar rumah yang beralamat di Jalan Hos Cokroaminoto RT 02 RW 09, Kelurahan Kampung Pondok.

“Penangkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang kemudian kami tindaklanjuti. Setelah dilakukan penggerebekan, tersangka diamankan berikut barang bukti,” ungkap Kasatresnarkoba Polresta Padang, AKP Martadius.

Dari hasil penggeledahan, polisi menyita 10 paket plastik bening berisi kristal diduga sabu, 788 butir pil ekstasi, 1 unit timbangan digital, 1 tas warna putih, 1 jaket warna hitam, dan 1 unit iPhone putih.

Dalam interogasi awal, tersangka mengakui seluruh barang bukti tersebut adalah miliknya,” jelas Martadius.

Penyidik kini mendalami kemungkinan keterlibatan IT dalam jaringan pengedar narkotika di wilayah Padang dan sekitarnya.

Saat ini, tersangka dan seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolresta Padang. Ia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup, atau paling singkat lima tahun dan paling lama dua puluh tahun.