Wakil Menlu: Indonesia siap pimpin dunia Muslim

Wakil Menlu: Indonesia siap pimpin dunia Muslim

Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta saat memberikan sambutan pada acara pelepasan tim kemanusiaan Indonesia ke Palestina yang diselenggarakan oleh Yayasan Dompet Dhuafa di Jakarta pada Kamis (27 Februari 2025).

Indonesia harus mengoptimalkan posisinya sebagai negara ekonomi terbesar di antara negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim untuk memimpin dunia Muslim, demikian menurut Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta.

Saat melepas tim kemanusiaan Indonesia ke Palestina di Jakarta, Kamis, ia menegaskan bahwa Indonesia dapat mengemban peran tersebut dengan membantu negara-negara lain.

“Memimpin adalah memberi, dan salah satu instrumen diplomasi yang digunakan Kementerian Luar Negeri adalah diplomasi kemanusiaan,” kata Wamenlu.

Kementerian Luar Negeri telah mulai mengoordinasikan upaya kemanusiaan dengan lembaga swadaya masyarakat, seperti Yayasan Dompet Dhuafa, yang membentuk tim kemanusiaan Palestina, katanya, seraya menambahkan bahwa dana sebesar USD200 juta diharapkan dapat terkumpul untuk Palestina.

Diplomasi kemanusiaan Indonesia juga akan difokuskan pada Balkan, dengan Kroasia sebagai target pertama.

Menurut Wamenlu, mufti Kroasia telah mengusulkan pembangunan pusat Islam di negara tersebut dan Indonesia akan membantu pembangunannya melalui bantuan Indonesia Aid.

Tenaga terampil

Sementara itu, Matta mengatakan sejumlah negara Eropa telah meminta tenaga terampil dari Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, terutama di sektor perhotelan.

“Albania meminta 20 ribu tenaga kerja, sementara Hungaria dan Jerman meminta 15 ribu. Permintaan seperti itu juga terjadi di negara-negara Eropa lainnya,” ungkapnya.

Untuk memenuhi tingginya permintaan tersebut, pemerintah akan bekerja sama langsung dengan sekolah-sekolah kejuruan di seluruh negeri. Hal itu, menurut Matta, akan “membuat sekolah-sekolah kejuruan di Indonesia lebih giat.”

Wamenlu juga berharap dengan adanya penempatan tenaga terampil Indonesia di Eropa, jumlah diaspora Indonesia di benua itu akan semakin bertambah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*